Bagaimana Cara Memilih Jodoh Secara Islami

Bagaimana Cara Memilih Jodoh Secara Islami

Bagaimana Cara Memilih Jodoh Secara Islami . Menikah merupakan salah satu sunnah rassul yang dianjurkan segera dilaksanakan bagi yang sudah mampu. Hal yang terpenting sebelum menikah adalah memilih jodoh yang tepat yang sesuai dengan apa yang telah diatur dalam syariat islam. Dalam memilih jodoh tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena jodoh tersebut yang akan menjadi pasangan menemani dalam suka dan suka bukan untuk hitungan tahun melainkan seumur hidup. Berikut beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam memilih jodoh yang sesuai dengan ajaran agama Islam.Bagaimana Cara Memilih Jodoh Secara Islami

Beberapa Pilihan Jodoh Secara Islami

Sekarang banyak orang yang menikah namun berakhir dengan perceraian, padahal hal tersebut dibenci oleh Allah. Menghindari hal buruk tersebut dapat dengan mengikuti apa yang ada dalam syariat Islam. Mengikuti aturan salah satunya memilih jodoh yang seiman agar pernikahan lebih mudah untuk diatur dan berjalan sesuai syariat. Selain seiman ada beberapa pilihan yang ada dalam sunnah untuk dijadikan sebagai jodoh. Berikut penjelasannya mengenai beberapa alasan untuk memilih sebagai jodoh yang sesuai syariat.

1. Kekayaan yang dimiliki
Dalam sunnah Nabi salah satu yang disebutkan adalah memilih jodoh karena kekayaannya. Beberapa cerita dongeng dan film biasanya menyajikan jodoh yang berbeda jauh status ekonominya dan berakhir bahagia, namun dalam kenyataan hal tersebut bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sebuah pernikahan tidak berjalan dengan baik dan harmonis. Anda pantas mendapatkan jodoh yang satu level dengan status ekonomi Anda atau bahkan mendapatkan jodoh yang lebih kaya. Namun yang perlu dipertimbangkan jika jodoh Anda lebih kaya adalah apakah dia bisa merendah dan menyamakan statusnya di hadapan Anda. Dalam rumah tangga yang diinginkan tentu kenyamanan pada masing-masing pasangannya, apabila salah satu merasa lebih rendah pasti kenyamanan tidak bisa didapatkan. Apabila jodoh lebih kaya pilihlah yang sifatnya bisa menganggap Anda menjadi satu bagian dengannya setelah menikah dan tidak membeda-bedakan status ekonomi yang dibawa sebelum menikah.

2. Keturunan
Masyarakat Jawa sering menyebutkan memilih jodoh dengan melihat bibit, bobot, dan bebet. Syariat islam dalam sunnah Nabi menyebut bahwa memilih jodoh dengan orang yang baik asal-usulnya agar mendapatkan keturunan yang baik juga. Pilihlah jodoh yang tumbuh dalam keluarga yang harmonis dan berpendidikan, baik itu pendidikan agamanya atau pendidikan formalnya. Jodoh dari keluarga baik umumnya tumbuh dalam sifat yang baik sehingga bisa membangun keluarganya sendiri dengan baik.

3. Rupa wajah
Disebutkan dalam hadist riwayat Ibnu Hibban bahwa sebaik-baik wanita adalah yang cantik parasnya dan murah maharnya. Penjelasan tersebut tentu mengajak agar memilih jodoh yang baik rupanya. Baik rupanya tidak harus cantik atau tampan seperti seorang artis melainkan indah dan menyenangkan untuk Anda pandang. Pilihlah suami atau istri yang bisa memberikan suasana yang menyenangkan dari rupa wajahnya. Jika Anda memilih jodoh tersebut tentu bisa membuat Anda merasa nyaman dan senang untuk tetap bersamanya. Sehingga mengurangi potensi perpisahan atau perceraian.

Demikian beberapa informasi mengenai pilihan yang bisa dijadikan jodoh secara islami. Pilihlah jodoh di antara pilihan di atas atau pilihlah karena agamanya yang akan membawa Anda merasa bahagia. Sesuai dengan firman Allah bahwa orang baik untuk orang yang baik, maka perbaikilah diri Anda terlebih dahulu agar bisa mendapatkan jodoh yang baik pula. Percayalah bahwa setiap orang telah diciptakan berpasang-pasangan, apabila Anda belum mendapatkannya persiapkan diri untuk mencari dan menemukan jodoh yang sesuai dengan hati Anda dan sesuai dengan syariat Islam.